Struktur Kurikulum

Kurikulum Merdeka

Kurikulum di MTs NU Hasyim Asy’ari dikembangkan dengan memperhatikan empat ranah yaitu sosial-emosional, intelektual, ketrampilan, dan perilaku dengan kompetensi spiritual sebagai payungnya, yang dilaksanakan dalam bentuk pembelajaran berbasis tema atau integrated curriculum pada mata pelajaran PKN, Bahasa Indonesia, Ilmu Pengetahuan Alam, Ilmu Pengetahuan Sosial, dan Bahasa Inggris. Sedangkan untuk mata pelajaran Al-Quran Hadis, Akidah Akhlak, Fikih, Sejarah Kebudayaan Islam, Seni Budaya, Matematika dan PJOK dilaksanakan dalam bentuk parsial. Pelaksanaan pembelajaran dilaksanakan dalam waktu 6 hari masuk Madrasah.

Pelaksanaan proses pembelajaran di MTs NU Hasyim Asy’ari dilaksanakan dalam dua macam bentuk kegiatan, yaitu pembelajaran regular dan blok. Pembelajaran regular adalah proses pembelajaran yang dilaksanakan dikelas secara rutin sedangkan sistem blok dilaksanakan sesuai event tertentu.

Muatan kurikulum dalam satuan Pendidikan memuat beberapa komponen antara lain muatan pembelajaran intrakurikuler, proyek penguatan Profil Pelajar Pancasila dan ekstrakurikuler.

Intrakurikuler adalah segala kegiatan yang berkaitan dengan materi pembelajaran yang ditempuh peserta didik. Adapun mata pelajaran yang diselenggarakan oleh MTs NU Hasyim Asy’ari Surabaya adalah Al-Quran Hadis, Akidah Akhlak, Fikih, Sejarah Kebudayaan Islam, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PKN), Bahasa Indonesia, Bahasa Arab, Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), Bahasa Inggris, Informatika, Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PJOK), Seni Budaya (SBK), serta mata pelajaran muatan lokal yakni Bahasa Jawa dan Aswaja.

Muatan lokal merupakan kegiatan kurikuler untuk mengembangkan kompetensi yang disesuaikan dengan ciri khas dan potensi daerah, termasuk keunggulan daerah, yang materinya tidak sesuai menjadi bagian dari mata pelajaran lain dan atau terlalu banyak sehingga harus menjadi mata pelajaran tersendiri. Substansi muatan lokal ditentukan oleh madrasah, tidak terbatas pada mata pelajaran seni-budaya dan keterampilan, tetapi juga mata pelajaran lainnya, seperti pendidikan Bahasa Jawa, BTQ dan Aswaja, Muatan lokal merupakan mata pelajaran, sehingga madrasah harus mengembangkan kompetensi inti dan kompetensi dasar untuk setiap jenis muatan lokal yang diselenggarakan. Muatan lokal yang diselenggarakan MTs NU Hasyim Asy’ari  adalah: Bahasa Jawa dan Aswaja.

  1. Bahasa Jawa adalah muatan lokal dalam proses pembelajaran di MTs NU Hasyim Asy’ari sesuai dengan potensi dan keunikan Jawa Timur sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Pendidikan Muatan Lokal Mata Pelajaran Bahasa Jawa merupakan kegiatan kurikuler untuk mengembangkan kompetensi yang merupakan bahasa ibu bagi masyarakat di Jawa Timur. Melalui pembelajaran Bahasa Jawa diperkenalkan kearifan lokal sebagai landasan etnopedagogis. Pembelajaran Bahasa Jawa disusun berdasarkan kurikulum yang ditetapkan oleh Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Timur, menyesuaikan dengan kerangka kurikulum pendidikan yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat, dan dilaksanakan berdasarkan Struktur Kurikulum Muatan Lokal serta Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Mata pelajaran Bahasa Jawa. Pembelajaran dilaksanakan dalam pertemuan tatap muka yang diberikan untuk kelas VII, VIII dan IX sebanyak 1 jam perminggu.
  2. Baca Tulis Al Qur’an (BTQ), berdasarkan Perbub No 36 tahun 2007 tentang muatan wajib muatan lokal BTQ  Pasal 1 Ayat 22 : Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ) adalah suatu pembelajaran membaca Al-Qur’an secara tepat sesuai kaidah ilmu tajwid dan ilmu qiro’ah dan menulis  Al-  Qur’an dengan benar sesuai kaidah-kaidah imla’ dan khath, yang menjadi kurikulum lokal dan wajib diajarkan kepada peserta didik yang beragama  Islam sebagai suatu mata pelajaran tersendiri sebagaimana mata pelajaran yang lain, maka mapel mulok BTQ dilaksanakan dalam pertemuan tatap muka yang diberikan untuk kelas VII, VIII dan IX sebanyak 1 jam perminggu.
  3. Aswaja bertujuan untuk menumbuh kembangkan akidah Ahlussunnah Waljama’ah melalui pemberian, pemupukan, dan pengembangan pengetahuan, penghayatan, pengamalan, pembiasaan, serta pengalaman peserta didik tentang Aswaja sehingga menjadi muslim yang terus berkembang keimanan dan ketakwaannya kepada Allah SWT berdasarkan faham Ahlussnnah Waljama’ah. Mewujudkan umat Islam yang taat beragama dan berakhlak mulia yaitu umat yang berpengetahuan, rajin beribadah, cerdas, produktif, etis, jujur dan adil (tawassuth dan i’tidal), berdisiplin, berkesimbangan (tawazun), bertoleransi (tasamuh), menjaga keharmonisan secara personal dan sosial serta mengembangkan budaya ahlussunnah waljama’ah (amar ma’ruf nahi munkar) dalam komunitas madrasah dan masyarakat.

Pembelajaran pada MTs NU Hasyim Asy’ari Gempol menekankan pada pembelajaran berbasis literasi dengan mengangkat nilai luhur budaya lokal dan mengacu pada tema-tema yang sudah ditentukan dalam capaian pembelajaran. Dalam pembelajaran berbasis literasi ini peserta didik diharapkan mampu untuk mengkreasikan ide/gagasan untuk memperoleh sebuah karya dalam bentuk tulisan. Pada akhirnya karya ini akan didokumentasikan dalam berbagai bentuk contohnya buku, artikel, atau publikasi digital.

Dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran berbasis literasi ini tetap harus mengimplementasikan model dan syntak pembelajaran yang sudah ada diantaranya Problem Based Learning, Project Based Learning, Discovery Learning, Inquiry Based Learning, dan model pembelajaran lain yang relevan. Adapun muatan kurikulum pada kegiatan intrakurikuler di kelas VII ada pada Tabel 2.

Tabel 3.1 : Struktur Kurikulum Merdeka Kelas VII dan VIII

Mata PelajaranTotal 1 Tahun (36 Minggu)Smt 1 (18 Minggu)Smt 2 (18 Minggu)Perkiraan JP per pekan
IntraP5TotalIntraP5IntraP5IntraP5
Al-Quran Hadis72364323618361821
Akidah Akhlak7236362
Fikih7236362
SKI7236362
Bahasa Arab7236362
Pendidikan Pancasila72361083618361821
Bahasa Indonesia180362169018901851
Matematika144361807218721841
IPA144361807218721841
IPS108361445418541831
Bahasa Inggris108361445418541831
Informatika72361083618361821
PJOK72361083618361821
Seni Budaya72361083618361821
Mulok : Bahasa Jawa36 3618 18 1 
Mulok : BTQ36 3618 18 1 
Mulok : Aswaja36 3618 18 1 
JUMLAH1440 36018007201807201804010
  • Kurikulum 2013

Struktur kurikulum merupakan pola, jumlah dan susunan mata pelajaran yang harus ditempuh oleh siswa dalam kegiatan pembelajaran. Kedalaman muatan kurikulum pada setiap mata pelajaran dituangkan dalam kompetensi yang sesuai dengan beban belajar yang tercantum dalam struktur kurikulum. Kompetensi yang dimaksud terdiri atas standar kompetensi dan kompetensi dasar yang dikembangkan berdasarkan pada Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL).

Struktur kurikulum terdiri atas tiga komponen, yaitu komponen mata pelajaran, muatan lokal, dan pengembangan diri. Komponen mata pelajaran dikelompokkan sebagai berikut:

  1. kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia;
    1. kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian;
    1. kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi;
    1. kelompok mata pelajaran estetika; dan
    1. kelompok mata pelajaran jasmani, olahraga, dan kesehatan.

Komponen muatan lokal dan pengembangan diri merupakan bagian integral dari struktur kurikulum.

Struktur kurikulum 2013 ini meliputi substansi pembelajaran yang ditempuh dalam satu jenjang pendidikan, yakni kelas IX. Struktur kurikulum 2013 disusun berdasarkan Standar Kompetensi Lulusan (SKL), Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD) mata pelajaran dengan ketentuan sebagai berikut.

  1. Kurikulum ini memuat 10 mata pelajaran, muatan lokal, dan pengembangan diri seperti tertera pada Tabel Struktur Kurikulum.
    1. Muatan lokal merupakan kegiatan kurikuler untuk mengembangkan kompetensi yang disesuaikan dengan ciri khas dan potensi daerah, termasuk keunggulan daerah, yang materinya tidak dapat dikelompokkan ke dalam mata pelajaran yang ada. Substansi muatan lokal telah ditentukan oleh Madrasah, yaitu Bahasa Jawa dan Aswaja.
    1. Pengembangan diri bertujuan memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan, bakat, dan minat setiap siswa sesuai dengan kondisi Madrasah. Kegiatan pengembangan diri difasilitasi dan atau dibimbing oleh konselor, guru, atau tenaga kependidikan yang dapat dilakukan dalam bentuk kegiatan ekstrakurikuler. Kegiatan pengembangan diri dilakukan melalui kegiatan pelayanan konseling yang berkenaan dengan masalah diri pribadi dan kehidupan sosial, belajar, dan pengembangan karier siswa, kegiatan rutin/terstruktur yang meliputi upacara bendera, Bimbingan Konseling, Kunjungan Perpustakaan dan kegiatan ekstrakurikuler. Koordinator kegiatan pengembangan diri adalah guru BK atau koordinator kesiswaan.
    1. Substansi mata pelajaran IPA dan IPS merupakan “IPA Terpadu” dan “IPS Terpadu”. IPA terdiri atas Fisika, Biologi, dan Kimia serta IPS terdiri atas Geografi, Ekonomi, Sejarah, dan sosiologi.
    1. Jam pembelajaran untuk setiap mata pelajaran dialokasikan sebagaimana tertera dalam struktur kurikulum dengan tambahan maksimum empat jam pembelajaran per minggu secara keseluruhan.
    1. Alokasi waktu satu jam pembelajaran adalah 35 menit.
    1. Minggu efektif dalam satu tahun pelajaran (dua semester) adalah ± 36 minggu.

Tabel 3.2 : Struktur Kurikulum 2013 Kelas IX

MATA PELAJARANALOKASI WAKTU BELAJAR
PER MINGGU
IX
Kelompok A 
1Pendidikan Agama Islam 
a. Al-Qur`an Hadis2
b. Akidah Akhlak2
c. Fikih2
d. Sejarah Kebudayaan Islam2
2Pendidikan Kewarganegaraan3
3Bahasa Indonesia6
4Bahasa Arab3
5Matematika5
6Ilmu Pengetahuan Alam5
7Ilmu Pengetahuan Sosial4
8Bahasa Inggris4
Kelompok B 
1Informatika2
2Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan3
3Seni Budaya2
Muatan Lokal 
1Bahasa Jawa1
2BTQ1
3Aswaja1
Pengembangan Diri Ekstrakurikuler WajibPramukaPilihanAl-Banjari Drum BandBulutangkisPencak Silat Pagar Nusa  – 2*)         2*)
Jumlah Alokasi Waktu Per Minggu48
1.   Pendidikan Agama Islam
Pendidikan Agama Islam terdiri dari Akidah Akhlak, Sejarah Kebudayaan Islam, Al Qur’an Hadis, dan Fikih.

Tujuan:

  1. Menumbuhkembangkan akidah melalui pemberian, pemupukan, dan pengembangan pengetahuan, penghayatan, pengamalan, pembiasaan, serta pengalaman peserta didik tentang agama Islam sehingga menjadi manusia muslim yang terus berkembang keimanan dan ketakwaannya kepada Allah SWT.
    1. Mewujudkan manuasia Indonesia yang taat beragama dan berakhlak mulia yaitu manusia yang berpengetahuan, rajin beribadah, cerdas, produktif, jujur, adil, etis, berdisiplin, bertoleransi (tasamuh), menjaga keharmonisan secara personal dan sosial serta mengembangkan budaya agama dalam komunitas Madrasah.
2.   Pendidikan Kewarganegaraan

Tujuan:

  1. Berpikir secara kritis, rasional, dan kreatif dalam menanggapi isu kewarganegaraan.
    1. Berpartisipasi secara aktif dan bertanggung jawab, dan bertindak secara cerdas dalam kegiatan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, serta anti-korupsi.
      1. Berkembang secara positif dan demokratis untuk membentuk diri berdasarkan karakter-karakter masyarakat Indonesia agar dapat hidup bersama dengan bangsa- bangsa lainnya.
      1. Berinteraksi dengan bangsa-bangsa lain dalam percaturan dunia secara langsung atau tidak langsung dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi.
3.   Bahasa Indonesia

Tujuan:

  1. Berkomunikasi secara efektif dan efisien sesuai dengan etika yang berlaku, baik secara lisan maupun tulis
    1. Menghargai dan bangga menggunakan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan dan bahasa negara
      1. Memahami bahasa Indonesia dan menggunakannya dengan tepat dan kreatif untuk berbagai tujuan
      1. Menggunakan Bahasa Indonesia untuk meningkatkan kemampuan intelektual, serta kematangan emosional dan sosial
      1. Menikmati dan memanfaatkan karya sastra untuk memperluas wawasan, memperhalus budi pekerti, serta meningkatkan pengetahuan dan kemampuan berbahasa
      1. Menghargai dan membanggakan sastra Indonesia sebagai khazanah budaya dan intelektual manusia Indonesia.
4.   Bahasa Arab

Tujuan:

  1. Mengembangkan kompetensi berkomunikasi dalam bentuk lisan dan tulis untuk mencapai tingkat literasi functionalMemiliki kesadaran tentang hakikat dan pentingnya Bahasa Arab untuk meningkatkan daya saing bangsa dalam masyarakat globalMengembangkan pemahaman peserta didik tentang keterkaitan antara bahasa dengan budayaMemahami bahasa Indonesia dan menggunakannya dengan tepat dan kreatif untuk berbagai tujuanMenikmati dan memanfaatkan karya sastra untuk memperluas wawasan, memperhalus budi pekerti, serta meningkatkan pengetahuan dan kemampuan berbahasa.
5.   Bahasa Inggris

Tujuan:

  • Mengembangkan kompetensi berkomunikasi dalam bentuk lisan dan tulis untuk mencapai tingkat literasi functionalMemiliki kesadaran tentang hakikat dan pentingnya bahasa Inggris untuk meningkatkan daya saing bangsa dalam masyarakat globalMengembangkan pemahaman peserta didik tentang keterkaitan antara bahasa dengan budaya.
6.   Matematika

Tujuan:

  1. Memahami konsep matematika, menjelaskan keterkaitan antarkonsep dan mengaplikasikan konsep atau algoritma, secara luwes, akurat, efisien, dan tepat, dalam pemecahan masalah
    1. Menggunakan penalaran pada pola dan sifat, melakukan manipulasi matematika dalam membuat generalisasi, menyusun bukti, atau menjelaskan gagasan dan pernyataan matematika
    1. Memecahkan masalah yang meliputi kemampuan memahami masalah, merancang model matematika, menyelesaikan model dan menafsirkan solusi yang diperoleh
    1. Mengomunikasikan gagasan dengan simbol, tabel, diagram, atau media lain untuk memperjelas keadaan atau masalah
    1. Memiliki sikap menghargai kegunaan matematika dalam kehidupan, yaitu memiliki rasa ingin tahu, perhatian, dan minat dalam mempelajari matematika, serta sikap ulet dan percaya diri dalam pemecahan masalah
7.   Ilmu Pengetahuan Alam

Tujuan:

  1. Meningkatkan keyakinan terhadap kebesaran Tuhan Yang Maha Esa berdasarkan keberadaan, keindahan dan keteraturan alam ciptaanNya
    1. Mengembangkan pemahaman tentang berbagai macam gejala alam, konsep dan prinsip IPA yang bermanfaat dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari
    1. Mengembangkan rasa ingin tahu, sikap positif, dan kesadaran terhadap adanya hubungan yang saling mempengaruhi antara IPA, lingkungan, teknologi, dan masyarakat
    1. Melakukan inkuiri ilmiah untuk menumbuhkan kemampuan berpikir, bersikap dan bertindak ilmiah serta berkomunikasi
    1. Meningkatkan kesadaran untuk berperanserta dalam memelihara, menjaga, dan melestarikan lingkungan serta sumber daya alam
    1. Meningkatkan kesadaran untuk menghargai alam dan segala keteraturannya sebagai salah satu ciptaan Tuhan
    1. Meningkatkan pengetahuan, konsep, dan keterampilan IPA sebagai dasar untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya.
8.   Ilmu Pengetahuan Sosial

Tujuan:

  1. Mengenal konsep-konsep yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat dan lingkungannya
    1. Memiliki kemampuan dasar untuk berpikir logis dan kritis, rasa ingin tahu, inkuiri, memecahkan masalah, dan keterampilan dalam kehidupan social
    1. Memiliki komitmen dan kesadaran terhadap nilai-nilai social dan kemanusiaan
    1. Memiliki kemampuan berkomunikasi, berkerjasama dan berkompetisi dalam masyarakat yang majemuk, di tingkat lokal, nasional, dan global
9.   Seni Budaya

Meliputi: Seni Rupa

Tujuan:

  1. Memahami konsep dan pentingnya seni budaya
    1. Menampilkan sikap apresiasi terhadap seni budaya
    1. Menampilkan kreativitas melalui seni budaya
    1. Menampilkan peran serta dalam seni budaya dalam tingkat lokal, regional, maupun global.
10.     Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan

Tujuan:

  1. Mengembangkan keterampilan pengelolaan diri dalam upaya pengembangan dan pemeliharaan kebugaran jasmani serta pola hidup sehat melalui berbagai aktivitas jasmani dan olahraga yang terpilih
    1. Meningkatkan pertumbuhan fisik dan pengembangan psikis yang lebih baik.
    1. Meningkatkan kemampuan dan keterampilan gerak dasar
    1. Meletakkan landasan karakter moral yang kuat melalui internalisasi nilai-nilai yang terkandung di dalam pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan

11.     Muatan Lokal

a)   Bahasa Jawa

Tujuan:

Membina keterampilan berbahasa Jawa baik lisan maupun tertulis dalam upaya mempertahankan nilai-nilai budaya Jawa dalam wujud komunikasi dan apresiasi sastra.

b) Baca Tulis Al Qur’an (BTQ)

Tujuan :

Meningkatkan literasi Al Qur’an baik lisan maupun tulisan meliputi Tajwid, Tahsin, Tahfidz, Tartil dan Tafhim.

c)   Aswaja

Tujuan:

Menumbuh kembangkan aqidah ahlussunnah waljama’ah melalui pemberian, pemupukan, dan pengembangan pengetahuan, penghayatan, pengamalan, pembiasaan, serta pengalaman peserta didik tentang Aswaja sehingga menjadi muslim yang terus berkembang keimanan dan ketakwaannya kepada Allah SWT berdasarkan faham Ahlussnnah waljama’ah.

  • Pengembangan Diri

Berdasarkan kondisi objektif Madrasah, kegiatan pengembangan diri yang dipilih dan  ditetapkan adalah sebagai berikut.

  1. Rutin
  2. Doa awal Pelajaran :

Tujuan :

Meningkatkan kemampuan literasi Qur’ani melalui pembacaan doa dan surat Yasin setiap hari.

2) Sholat Ashar berjamaah

     Tujuan :

Melatih kedisiplinan dan ketaatan beragama melalui kegiatan sholat Ashar berjamaah.

3) Upacara Penurunan Bendera

Tujuan:

Meningkatkan kedisiplinan, jiwa patriotism, nasionalisme, dan kepedulian lingkungan pada warga madrasah

4) Pramuka

Tujuan:

  1. Melatih siswa hidup terampil, berani, dan mandiri
  2. Mengembangkan sikap jujur, toleran dan saling membantu
  3. Menanamkan rasa cinta dan bangga terhadap tanah airnya.
  4. Menanamkan kepedulian lingkungan demi kelestarian alam

5) Kunjungan Perpustakaan

Tujuan:

  1. Menumbuhkembangkan minat baca siswa
  2. Memperluas wawasan siswa tentang iptek, agama, fiksi, lingkungan
  3. Mengembangkan daya imajinasi siswa
  4. Mengembangkan literasi lingkungan

6) Bimbingan Konseling

Melayani siswa dalam:

  1. Menyelesaikan masalah kesulitan belajar
  2. Mengembangkan karier siswa
  3. Memilih jenjang pendidikan yang lebih tinggi
  4. Menyelesaikan masalah dalam kehidupan sosial siswa
  5. Meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan hidup

7) Pencak Silat Pagar Nusa

Tujuan:

  1. Mengembangkan minat dan bakat siswa dalam bidang beladiri sebagai olahraga prestasi
  2. Mengembangkan budaya daerah berupa beladiri yang ada di sekitar Madrasah, seperti Pamor
  3. Menjaga kebersihan dan pemeliharan lingkungan tempat berlatih

8) Al-Banjari

Tujuan:

  1. Mengembangkan minat dan bakat siswa dalam bidang banjari
    1. Menumbuhkembangkan rasa cinta terhadap seni banjari yang islami
      1. Menumbuhkan rasa cinta terhadap lingkungan dan alam sekitar melalui syair-syair lagu

9) Drum Band

     Tujuan :

  1. Mengembangkan minat dan bakat siswa dalam bidang drum band.
  2. Meningkatkan kemampuan memainkan alat musik.
  3. Meningkatkan kemampuan motoric.
  4. Menumbuhkan sikap bekerjasama antar siswa untuk menciptakan music yang harmoni.

10) Bulutangkis

     Tujuan :

  1. Mengembangkan minat dan bakat siswa dalam olahraga bulutangkis.
  2. Menumbuhkan generasi muda yang sportif dan enerjik.
  3. Meningkatkan kemampuan motoric.
  • Pilihan dan Terprogram

Pembinaan Akademik

  1. Pembinaan lomba akademik tingkat lokal sampai nasional, KSM dan OSN
  2. Pembinaan Smart Student Contest
  3. Pembinaan persiapan Asesmen Madrasah (UM)

Tujuan :

  1. Meningkatkan prestasi siswa
  2. Meningkatkan semangat belajar siswa

2.   Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Rahmatan Lil Alamin ( KO KURIKULER )

Penguatan profil pelajar Pancasila pada madrasah diproyeksikan pada 2 (dua) aspek yaitu; 1) Profil Pelajar Pancasila, dan 2) Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin. Pelajar Pancasila adalah pelajar yang memiliki pola pikir, bersikap dan berperilaku yang mencerminkan nilai-nilai luhur Pancasila yang universal dan menjunjung tinggi toleransi demi terwujudnya persatuan dan kesatuan bangsa serta perdamaian dunia. Pelajar Pancasila juga memiliki pengetahuan dan keterampilan berpikir antara lain: berpikir kritis, memecahkan masalah, metakognisi, berkomunikasi, berkolaborasi, inovatif, kreatif, dan berliterasi informasi. Pelajar Pancasila memiliki komitmen kebangsaan yang kuat, bersikap toleran terhadap sesama, memiliki prinsip menolak tindakan kekerasan baik secara fisik maupun verbal dan menghargai tradisi. Kehadiran pelajar madrasah sebagai Pelajar Pancasila di tengah kehidupan mampu mewujudkan tatanan dunia yang penuh kedamaian dan kasih sayang. Pelajar Pancasila selalu mengajak untuk merealisasikan kedamaian, kebahagiaan, dan keselamatan baik di dunia maupun akhirat.

Profil pelajar rahmatan lil alamiin adalah profil pelajar Pancasila di madrasah yang mampu mewujudkan wawasan, pemahaman, dan perilaku taffaquh fiddin sebagaimana kekhasan kompetensi keagamaan di madrasah, serta mampu berperan di tengah masyarakat sebagai sosok yang moderat, bermanfaat di tengah kehidupan masyarakat yang beragam serta berkontribusi aktif menjaga keutuhan dan kemulyaan negara dan bangsa Indonesia.

Pelajar Pancasila yang rahmatan lil alamiin mengajak untuk memberikan kedamaian, kebahagiaan, dan keselamatan untuk sesama manusia serta semua makhluk ciptaan Allah SWT., Tuhan yang Maha Esa.

Kegiatan proyek penguatan merupakan kegiatan yang dilaksanakan di luar jam pelajaran kegitan ini dimaksudkan untuk lebih memperdalam dan menghayati materi pelajaran yang telah dipelajari dalam kegiatan intrakurikuler didalam kelas. Kegiatan ini dapat dilakukan secara individual maupun kelompok. Ada beberapa bentuk kegiatan penguatan di MTs NU Hasyim Asy’ari Surabaya.

a.      Tema Proyek Pengutan Profil Pelajar Pancasila

Pemerintah menetapkan tema-tema utama untuk dirumuskan menjadi topik oleh Madraasahsesuai dengan konteks wilayah serta karakteristik pelajar. Tema-tema utama proyek penguatan profil pelajar Pancasila yang dapat dipilih oleh Madraasahsebagai berikut:

  1. Hidup Berkelanjutan

Pelajar menyadari adanya generasi masa lalu dan masa yang akan datang, dampak aktivitas manusia baik jangka pendek maupun panjang terhadap kelangsungan kehidupan. Pelajar membangun kesadaran untuk bersikap dan berperilaku ramah lingkungan, mempelajari potensi krisis keberlanjutan yang terjadi di sekitarnya, serta mengembangkan kesiapan untuk menghadapi dan memitigasinya. Mereka memerankan diri sebagai khalifah di bumi yang berkewajikan menjaga kelestarian bumi untuk kehidupan umat manusia dan generasi penerus.

  • Kearifan Lokal

Pelajar memahami keragaman tradisi, budaya dan kearifan lokal yang beragam yang menjadi kekayaan budaya bangsa. Pelajar membangun rasa ingin tahu melaui pendekatan inkuiri dan eksplorasi budaya dan kearifan lokal serta beperan untuk menjaga kelestariaannya. Pelajar mempelajari bagaimana dan mengapa masyarakat lokal/daerah berkembang seperti yang ada, mempelajrai konsep dan nilai di balik kesenian dan tradisi lokal kemudian merefleksikan nilai-nilai yang dapat diterapkan dalam kehidupannya.

  • Bhinneka Tunggal Ika

Pelajar memahami perbedaan suku, ras, agama dan budaya di Indonesia sebagai sebuah keniscayaan. Setiap pelajar menerima keragaman sebagai kekayaan bangsa. Pelajar dapat mempromosikan kekayaan budaya bangsa, menumbuhkan rasa saling menghargai dan menghindarkan terjadinya konflik dan kekerasan.

  • Bangunlah Jiwa dan Raganya

Bangunlah jiwanya dan bangunlah badannya merupakan amanat para pendiri bangsa sejak Indonesia merdeka. Pelajar memahami bahwa pembangunan itu menyangkut aspek jiwa dan raga, jiwa yang sehat ada di tubuh yang sehat. Pelajar membangun kesadaran dan keterampilan memelihara kesehatan fisik dan mental, baik untuk dirinya maupun orang sekitarnya. Pelajar melakukan penelitian dan mendiskusikan masalahmasalah terkait kesejahteraan diri (wellbeing), perundungan (bullying), serta berupaya mencari jalan keluarnya. Mereka juga menelaah masalah-masalah yang berkaitan dengan kesehatan dan kesejahteraan fisik dan mental, termasuk isu narkoba, pornografi, dan kesehatan reproduksi. Memahami akan adanya kehidupan akhirat atau yaumul hisab yang terefleksi menjadi manusia yang taat beragama dan taat pada negara.

  • Demokrasi Pancasila

Pelajar memahami demokrasi secara umum dan demokrasi Pacasila yang bersumber dari nilai-nilai luhur sila ke-4. Mengedepankan musyawarah untuk mufakat untuk mengambil keputusan, keputusan dengan sura terbanyak sebagai pilihan berikutnya. Menerima keputusan yang diambil dari proses yang demokratis dan ikut bertanggung jawab atas keputusan yang telah dibuat. Pelajar juga memahami makna dan peran individu terhadap kelangsungan demokrasi Pancasila. Melalui pembelajaran demokrasi, pelajar merefleksikan dan memahami tantangannya dalam konteks yang berbeda, termasuk dalam organisasi madrasah, dalam kehidupan bermasyarakat dan dunia kerja.

  • Berekayasa dan Berteknologi untuk membangun NKRI

Pelajar melatih untuk memiliki kecakapan bernalar kritis, kreatif dan inovatif untuk mencipta produk berbasis teknologi guna memudahkan aktivitas diri dan berempati untuk masyarakat sekitar berdasrakan karyanya. Pelajar terus-menerus mengembangkan inovasi untuk menyelesaikan persoalanpersoalan masyarakat. Pelajar menerapkan teknologi dan mensinergikan aspek sosial untuk membangun budaya smart society dalam membangun NKRI dan rasa cinta tanah air.

  • Kewirausahaan

Pelajar mengidentifikasikan potensi ekonomi lokal dan upaya-upanya untuk mengembangkannya yang berkaitan dengan aspek lingkungan, sosial dan kesejahteraan masyarakat. Melalui Kegiatan kewirausahaan dapat menumbuhkan kreativitas dan jiwa kewirausahaan pelajar. Pelajar juga membuka wawasan tentang peluang masa depan, peka akan kebutuhan masyarakat, menjadi problem solver yang terampil, serta siap untuk menjadi tenaga kerja profesional penuh integritas.

b.      Tema Profil pelajar Rahmatan Lil Alamin

  1. Berkeadaban (ta’addub), yaitu menjunjung tinggi akhlak mulia, karakter, identitas, dan integritas.
    1. Keteladanan (qudwah),yaitu kepeloporan, panutan, inspirator & tuntunan.
    1. Kewarganegaraan dan kebangsaan (muwaṭanah), yaitu sikap menerima keberadaan negara (nasionalisme), mematuhi hukum negara, melestarikan budaya Indonesia.
    1. Mengambil jalan tengah (tawassuṭ), yaitu pemahaman dan pengamalan beragama yang tidak berlebih-lebihan (ifrāṭ) dan juga tidak abai terhadap ajaran agama (tafrīṭ).
    1. Berimbang (tawāzun), yaitu pemahaman dan pengamalan agama secara seimbang yang meliputi semua aspek kehidupan, baik duniawi maupun ukhrawi.
    1. Lurus dan tegas (I’tidāl), yaitu menempatkan sesuatu pada tempatnya dan melaksanakan hak dan memenuhi kewajiban secara proporsional.
    1. Kesetaraan (musāwah), yaitu persamaan, tidak diskriminatif kepada yang lain disebabkan perbedaan keyakinan, tradisi dan asal usul seseorang.
    1. Musyawarah (syūra), yaitu setiap persoalan diselesaikan dengan jalan musyawarah dengan prinsip menempatkan kemaslahatan di atas segalanya;
    1. Toleransi (tasāmuh), yaitu mengakui dan menghormati perbedaan, baik dalam aspek keagamaan maupun berbagai aspek kehidupan lainnya.
    1. Dinamis dan inovatif (tathawwur wa ibtikâr), yaitu selalu terbuka untuk melakukan perubahan-perubahan sesuai dengan perkembangan zaman serta menciptakan hal baru untuk kemaslahatan dan kemajuan umat manusia

Pelaksanaan kegiatan proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di MTs NU Hasyim Asy’ari Surabaya dilaksanakan pada akhir semester dengan alokasi waktu 20% (dua puluh persen) dari total jam pelajaran selama 1 (tahun). Alokasi waktu untuk setiap proyek penguatan Profil Pelajar Pancasila tidak harus sama. Satu proyek dapat dilakukan dengan durasi waktu yang lebih panjang dari pada proyek yang lain. Secara pengelolaan waktu pelaksanaan, proyek dapat dilaksanakan secara terpisah atau terpadu dengan pembelajaran berbasis proyek lainnya. Pelaksanaan masing-masing proyek tidak harus sama waktunya dan Peseta didik harus menyelesaikan 3 tema di tiap semester dengan alokasi waktu 4 minggu. Tema yang diambil mengacu pada Profil Pelajar Pancasila dan penentuan pemilihan tema ditentukan oleh guru pengampu. Hal ini dimaksudkan untuk mempermudah dalam penilaian. Pelaksanaan proyek tersebut adalah kolaborasi antara beberapa mata pelajaran namun dengan penilaian yang dan jenis proyek yang berbeda tiap mata pelajaran.

Alur/tahapan pelaksanaan proyek yang tiap mata pelajaran adalah sebagai berikut:

  1. Penentuan tema proyek Profil Pelajar Pancasila tiap mata pelajaran dilaksanakan pada saat pembelajaran di kelas;
  2. Tiap kelas menentukan tema yang akan dipilih dengan didampingi guru mata pelajaran masing-maisng kelas;
  3. Guru mata pelajaran saling berkoordinasi untuk menetukan kolaborator yang sesuai;
  4. Kelompok mata pelajaran kemudian mendesain proyek yang sesuai dengan tema yang dipilih;
  5. Guru mata pelajaran kemudian merancang kisi-kisi, materi dan penilaian proyek beserta Lembar Kegiatan Peserta Didik (LKPD).

Kegiatan proyek profil pelajar Pancasila dilaksanakan dengan mengacu pada model pembelajaran berbasis proyek (PJBL). Langkah Kegiatan pembelajaran berbasis proyek ini antara lain:

  1. Mengambil topik yang sesuai denga realitas dengan mentukan pertanyaan mendasar untuk memulai proyek;
  2. Mendesain pelaksaan proyek;
  3. Menyusun jadwal proyek;
  4. Memonitor peserta didik dan kemjuan proyek;
  5. Menguji Hasil;
  6. Mengevaluasi pengalaman yang sudah diperoleh oleh peserta didik.

Pelaksanaan kegiatan ini didampingi oleh guru mata pelajaran, pembina dan wali kelas dengan tetap melibatkan orang tua baik secara langsung maupun tidak langsung. Pihak Madrasah mengadakan pemantauan terkait kegiatan proyek tersebut.

Berikut adalah contoh Kegiatan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila yang dirancang MTs NU Hasyim Asy’ari :

Kegiatan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

dan Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin 

NoTemaBentuk KegiatanSasaran Nilai PPPMapel TerintegrasiWaktu
1Bangunlah jiwa dan raganyaPameran KaryaGotong- Royong, Kreatif, Tasāmuh (Toleransi) Tathawwur wa Ibtikar (Dinamis dan inovatif)PKN, PJOK, Matematika, Prakarya 
2Gaya Hidup berkelanjutanPenanaman pohon, Pengolahan sampah, kebersihan drainaseMandiri, kreatif, gotong-royong, beriman dan bertaqwa, berkeadaban (Ta’addub) Dinamis dan inovatif (Tathawwur wa Ibtikar)IPS, IPA, Al-Qur’an Hadis, Akidah Akhlak, Seni Budaya, SKI dan FikihSmt 2
3Bhinneka Tunggal IkaMemfasilitasi perayaan  hari besar Nasional, penampilan budaya daerahBerkebhinekaan global, Muwaṭanah Kewarganegaran dan kebangsaan  PPKn, IPS, Seni BudayaSmt 1
4Kearifan LokalWisata Edukasi ke tempat- tempat yang menjadi kekhasan daerah, kunjungan ke home industry, menciptakan lagu berdasarkan tempat di daerah yang dikunjungiMandiri, Kreatif, Kritis, Kreatif Keteladanan (Qudwah) Tathawwur wa Ibtikar (Dinamis dan inovatif)Seni Budaya, Bahasa Inggris, Bahasa Jawa, Bahasa Indonesia. 
5KewirausahaanBazar, Pentas Seni, Ekonomi kreatif, membuat video, inovasi pengolahan daun kelorKreatif, Inovatif, Cinta Lingkungan, Tathawwur wa Ibtikar (Dinamis dan inovatif)IPS, Seni Budaya, Informatika 
6Demokrasi PancasilaPemilihan Ketua OSISBeriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME Gotong royong. Kewarganegaraan dan kebangsaan (Muwaṭanah)PPKn, IPS, Akidah Akhlak, Al Qur’an Hadis 
7Berekayasa dan Berteknologi untuk membangun NKRIPenyulingan air bersihBernalar kritis, kreatif, dan inovatif Tathawwur wa Ibtikar (Dinamis dan inovatif)IPA, MTK, PPKn, IPS, Akidah Akhlak, SKI 

Menentukan Dimensi, Elemen dan Sub Elemen Profil pelajar Pancasila dan Nilai Profil pelajar Rahmatan Lil Alamin.

Menentukan Dimensi, Elemen dan Sub Elemen

DimensiElemenSub ElemenNilai Rahmatan Lil AlaminSub-Nilai
1. Beriman, Bertakwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan Berahlak MuliaAkhlak beragama;Mengenal dan Mencintai Tuhan Yang Maha EsaPemahaman Agama/ KepercayaanPelaksanaan Ritual IbadahBerkeadaban (Ta’addub)Shaleh individual
Akhlak pribadi;IntegritasMerawat Diri secara Fisik, Mental, dan SpiritualBerkeadaban (Ta’addub)Keteladanan (Qudwah)Shaleh individualIntegritasDisiplin
Akhlak kepada manusia;Mengutamakan persamaan dengan orang lain dan menghargai perbedaanBerempati kepada orang lainBerkeadaban (Ta’addub)Kesetaraan(Musāwah)Shaleh SosialMenghargai orang lainPeduli sosial
Akhlak kepada alamMemahami Keterhubungan Ekosistem BumiMenjaga lingkungan alam sekitarBerkeadaban (Ta’addub)Dinamis dan inovatif (Tathawwur wa Ibtikâr)Shaleh SosialBerbudaya dan peduli lingkungan
Akhlak bernegara.Melaksanakan Hak dan Kewajiban sebagai Warga Negara IndonesiaKewarga-negaraan dan kebangsaan (Muwaṭanah)NasionalismePatriotismeKomitmen Kebangsaan
2.Berkebhinnekaan GlobalMengenal dan menghargai budayaMendalami budaya dan identitas budayaMengeksplorasi dan membandingkan pengetahuan budaya,kepercayaan, serta praktiknyaMenumbuhkan rasa menghormati terhadap keanekaragaman budayaKewarganegaraan dan kebangsaan (Muwaṭanah)Akomodatif terhadap budaya lokal
Komunikasi dan interaksi antar budayaBerkomunikasi antar budayaMempertimbangka n dan menumbuhkan berbagai perspektifMusyawarah(Syūra)Menghargai perbedaan pendapatMenjunjung tinggi keputusan mufakat / konsensus
Refleksi dan tanggung jawab terhadap pengalaman kebhinnekaanRefleksi terhadap pengalaman kebhinnekaanMenghilangkan stereotip dan prasangkaMenyelaraskan perbedaan budayaKewarganegaraan dan kebangsaan (Muwaṭanah)PatriotismeKomitmen Kebangsaan
Berkeadilan SosialAktif membangun masyarakat yang inklusif, adil, dan berkelanjutanBerpartisipasi dalam proses pengambilan keputusan bersamaMemahami peran individu dalam demokrasiAdil dan Konsisten (I’tidāl)Musyawarah(Syūra)JujurTanggung JawabKerja kerasDemokratis
3.Bergotong- royongKolaborasiKerjasamaKomunikasi untuk mencapai tujuan bersamaSaling ketergantung an positifKoordinasi sosialToleransi(Tasāmuh)KolaboratifSikap terbuka
Kepedulian BerbagiTanggap terhadap lingkungan SosialPersepsi sosialToleransi(Tasāmuh)Menghargai keberagamanBersaudara atas dasar agama, kemanusiaan, dan sesama warga negara. (Ukhuwah Islamiyah,basyariah, waṭaniyah).
4.  MandiriPemahaman diri dan situasi yang dihadapiMengenali kualitas dan minat diri serta tantangan yang dihadapiMengembangkan refleksi diriKeteladanan (Qudwah)Integritas
Regulasi diriRegulasi emosiPenetapan tujuan belajar, prestasi, dan pengembangan diri serta rencana strategis untuk mencapainyaMenunjukkan inisiatif dan bekerja secara mandiriMengembangkan pengendalian dan disiplin diriPercaya diri, tangguh (resilient), dan adaptifKeteladanan (Qudwah)IntegritasDisiplinPercaya Diri
5. Bernalar kritisMemperoleh dan memproses informasi dan gagasanMengajukan pertanyaanDinamis dan inovatif (Tathawwur wa Ibtikâr)Berpikiran terbukaBernalar kritisBerjiwa kompetitif
Menganalisis dan engevaluasi penalaranMengidentifikasi, mengklarifikasi, dan mengolah informasi dan gagasan
Refleksi pemikiran dan proses berfikirMerefleksi dan mengevaluasi pemikirannya sendiri
6. KreatifMenghasilkan gagasan yang orisinalDinamis dan inovatif (Tathawwur wa Ibtikâr)KreatifMandiriBerjiwa ompetitif
Menghasilkan karya dan tindakan yang orisinal serta
Memiliki keluwesan berpikir dalam mencari alternatif solusi permasalahan

1.  Ekstrakurikuler

Kegiatan Ekstrakurikuler ada 2 macam yaitu ekstrakurikuler wajib dan pilihan. Ekstrakurikuler wajib yaitu kepramukaan dan ekstrakurikuler pilihan yang dikembangkan dan diselenggarakan sesuai bakat dan minat peserta didik. Kegiatan ektrakurikuler kepramukaan wajib diikuti seluruh peserta didik. Kegiatan ini dilaksanakan secara blok, aktualisasi dan regular. Kegiatan ekstra wajib untuk pendidikan kepramukaan sebagai suplemen pencapaian profil pelajar Pancasila. Ekstrakuriler wajib kepramukaan ini wajib diikuti oleh semua peserta didik (kelas VII, VIII, dan IX) dengan alokasi waktu 2 jam pelajaran tiap minggu.

Sedangkan ekstrakurikuler pilihan diikuti oleh semua peserta didik (kelas VII, VIII, dan IX), alokasi waktunya setara dengan 2 jam pelajaran dan dilaksanakan pada hari Sabtu/Minggu. Kegiatan ekstrakurikuler bersifat dinamis sesuai dengan input dan bakat minat peserta didik, sehingga mampu menggali potensi peserta didik.

 Berdasarkan kondisi objektif madrasah, kegiatan pengembangan diri yang dipilih dan ditetapkan adalah sebagai berikut :

Tabel 3.5 : Kegiatan Ekstrakurikuler Wajib

NoEkstra KurikulerHariWaktuTujuanNilai P2R
1PramukaSabtu15.30-16.15Mengembangkan jiwa kepemimpinan pada pelajar.Sebagai wadah berlatih organisasi.Melatih pelajar agar terampil dan mandiri.Mengembangkan jiwa sosial dan peduli kepada orang lain.Melatih pelajar untuk menyelesaikan masalah dengan cepat dan tepat.Mengenalkan beberapa usaha pelestarian alam, sikap ramah terhadap lingkungan,kebiasaan diri hidup bersih dan sehat.Ta’addub Qudwah Muwatanah Tasamuh Tathawwur Waibtikar

Sedangkan ekstrakurikuler pilihan diikuti oleh peserta didik kelas VII dan VIII, alokasi waktunya setara dengan 2 jam pelajaran dan dilaksanakan pada siang/sore hari. Kegiatan ekstrakurikuler bersifat dinamis sesuai dengan input dan bakat minat peserta didik, sehingga mampu menggali potensi peserta didik.

 Kegiatan Ekstrakurikuler pilihan adalah Kegiatan Ekstrakurikuler yang dapat dikembangkan dan diselenggarakan oleh MTs NU Hasyim Asy’ari dan dapat diikuti oleh pelajar sesuai bakat dan minatnya masing-masing.

Tabel 3.6 : Kegiatan Ekstrakurikuler Pilihan

NoEkstra KurikulerHariWaktuNilai P2R
1Al BanjariSabtu16.15-17.00Tathawur Waibtikar Ta’addub
2Drum BandSabtu16.15-17.00Tathawur Waibtikar Ta’addub
3BulutangkisMinggu08.00-10.00Tathawur Waibtikar Ta’addub
4Pencak SilatSabtu10.30-11.30Tathawur Waibtikar Ta’addub


2.  Program Pembiasaan dan Pendukung

Kegiatan pembiasaan dan pendukung adalah kegiatan yang dilakukan untuk menguatkan intrakurikuler madrasah (baik mata pelajaran maupun Proyek penguatan Profil pelajar Pancasila dan Rahmatan Lil Alamiin, serta untuk membiasakan diri melakukan kegiatan-kegiatan yang baik berdasarkan Islam Rahmatal Lil Alamiin.

Program pembiasaan dan pendukung yang ada di MTs NU Hasyim Asy’ari diantaranya:

Tabel 3.7 : Program Pembiasaan dan Pendukung

NoNama KegiatanIntegrasi Mata Pelajaran TerkaitWaktuProfil pelajar Pancasila dan Rahmatan Lil Alamiin
1Peringatan Hari Besar             IslamPAISesuai Jadwal / kalenderBeriman, Bertakwa kepada Tuhan YME, Berakhlak Mulia
2Peringatan Hari Besar NasionalPKn, IPSSesuai Jadwal / kalenderBergotong royong Mandiri Bernalar kritis Kreatif
3Shalat Ashar BerjamaahPAISetiap HariBeriman, Bertakwa kepada Tuhan YME Berakhlak Mulia
4Istighasah,Yasin, Tahlil, dan BurdahPAISetiap Jumat LegiBeriman, Bertakwa kepada Tuhan YME Berakhlak Mulia
5Pembiasaan Doa di Awal    dan Ahir KegiatanPAISetiap HariBeriman, Bertakwa kepada Tuhan YME Berakhlak Mulia
6Jumat BeramalPAI, PKnSetiap JumatBeriman, Bertakwa kepada Tuhan YME Berakhlak Mulia Bergotong-royong
7Semarak RamadhanPAIBulan RamadlanBeriman, Bertakwa kepada Tuhan YME, Berakhlak Mulia Bergotong-royong Mandiri
8Perkemahan PramukaPKnKondisionalBeriman dan bertagwa kepada Tuhan Yang Maha Esa berahklak mulia Berkebhinekaan Global Bergotong royong Mandiri
9Bhakti SosialPKnSeminggu sekaliBeriman, Bertakwa kepada Tuhan YME, Berakhlak Mulia Bergotong-royong
10Latihan Dasar Kepemimpinan PelajarPKnAwal Tahun PelajaranBeriman dan bertagwa kepada Tuhan Yang Maha Esa berahklak mulia Berkebhinekaan Global Bergotong royong Mandiri

1.  Ekstrakurikuler

Kegiatan Ekstrakurikuler ada 2 macam yaitu ekstrakurikuler wajib dan pilihan. Ekstrakurikuler wajib yaitu kepramukaan dan ekstrakurikuler pilihan yang dikembangkan dan diselenggarakan sesuai bakat dan minat peserta didik. Kegiatan ektrakurikuler kepramukaan wajib diikuti seluruh peserta didik. Kegiatan ini dilaksanakan secara blok, aktualisasi dan regular. Kegiatan ekstra wajib untuk pendidikan kepramukaan sebagai suplemen pencapaian profil pelajar Pancasila. Ekstrakuriler wajib kepramukaan ini wajib diikuti oleh semua peserta didik (kelas VII, VIII, dan IX) dengan alokasi waktu 2 jam pelajaran tiap minggu.

Sedangkan ekstrakurikuler pilihan diikuti oleh semua peserta didik (kelas VII, VIII, dan IX), alokasi waktunya setara dengan 2 jam pelajaran dan dilaksanakan pada hari Sabtu/Minggu. Kegiatan ekstrakurikuler bersifat dinamis sesuai dengan input dan bakat minat peserta didik, sehingga mampu menggali potensi peserta didik.

 Berdasarkan kondisi objektif madrasah, kegiatan pengembangan diri yang dipilih dan ditetapkan adalah sebagai berikut :

Tabel 3.5 : Kegiatan Ekstrakurikuler Wajib

NoEkstra KurikulerHariWaktuTujuanNilai P2R
1PramukaSabtu15.30-16.15Mengembangkan jiwa kepemimpinan pada pelajar.Sebagai wadah berlatih organisasi.Melatih pelajar agar terampil dan mandiri.Mengembangkan jiwa sosial dan peduli kepada orang lain.Melatih pelajar untuk menyelesaikan masalah dengan cepat dan tepat.Mengenalkan beberapa usaha pelestarian alam, sikap ramah terhadap lingkungan,kebiasaan diri hidup bersih dan sehat.Ta’addub Qudwah Muwatanah Tasamuh Tathawwur Waibtikar

Sedangkan ekstrakurikuler pilihan diikuti oleh peserta didik kelas VII dan VIII, alokasi waktunya setara dengan 2 jam pelajaran dan dilaksanakan pada siang/sore hari. Kegiatan ekstrakurikuler bersifat dinamis sesuai dengan input dan bakat minat peserta didik, sehingga mampu menggali potensi peserta didik.

 Kegiatan Ekstrakurikuler pilihan adalah Kegiatan Ekstrakurikuler yang dapat dikembangkan dan diselenggarakan oleh MTs NU Hasyim Asy’ari dan dapat diikuti oleh pelajar sesuai bakat dan minatnya masing-masing.

Tabel 3.6 : Kegiatan Ekstrakurikuler Pilihan

NoEkstra KurikulerHariWaktuNilai P2R
1Al BanjariSabtu16.15-17.00Tathawur Waibtikar Ta’addub
2Drum BandSabtu16.15-17.00Tathawur Waibtikar Ta’addub
3BulutangkisMinggu08.00-10.00Tathawur Waibtikar Ta’addub
4Pencak SilatSabtu10.30-11.30Tathawur Waibtikar Ta’addub


2.  Program Pembiasaan dan Pendukung

Kegiatan pembiasaan dan pendukung adalah kegiatan yang dilakukan untuk menguatkan intrakurikuler madrasah (baik mata pelajaran maupun Proyek penguatan Profil pelajar Pancasila dan Rahmatan Lil Alamiin, serta untuk membiasakan diri melakukan kegiatan-kegiatan yang baik berdasarkan Islam Rahmatal Lil Alamiin.

Program pembiasaan dan pendukung yang ada di MTs NU Hasyim Asy’ari diantaranya:

Tabel 3.7 : Program Pembiasaan dan Pendukung

NoNama KegiatanIntegrasi Mata Pelajaran TerkaitWaktuProfil pelajar Pancasila dan Rahmatan Lil Alamiin
1Peringatan Hari Besar             IslamPAISesuai Jadwal / kalenderBeriman, Bertakwa kepada Tuhan YME, Berakhlak Mulia
2Peringatan Hari Besar NasionalPKn, IPSSesuai Jadwal / kalenderBergotong royong Mandiri Bernalar kritis Kreatif
3Shalat Ashar BerjamaahPAISetiap HariBeriman, Bertakwa kepada Tuhan YME Berakhlak Mulia
4Istighasah,Yasin, Tahlil, dan BurdahPAISetiap Jumat LegiBeriman, Bertakwa kepada Tuhan YME Berakhlak Mulia
5Pembiasaan Doa di Awal    dan Ahir KegiatanPAISetiap HariBeriman, Bertakwa kepada Tuhan YME Berakhlak Mulia
6Jumat BeramalPAI, PKnSetiap JumatBeriman, Bertakwa kepada Tuhan YME Berakhlak Mulia Bergotong-royong
7Semarak RamadhanPAIBulan RamadlanBeriman, Bertakwa kepada Tuhan YME, Berakhlak Mulia Bergotong-royong Mandiri
8Perkemahan PramukaPKnKondisionalBeriman dan bertagwa kepada Tuhan Yang Maha Esa berahklak mulia Berkebhinekaan Global Bergotong royong Mandiri
9Bhakti SosialPKnSeminggu sekaliBeriman, Bertakwa kepada Tuhan YME, Berakhlak Mulia Bergotong-royong
10Latihan Dasar Kepemimpinan PelajarPKnAwal Tahun PelajaranBeriman dan bertagwa kepada Tuhan Yang Maha Esa berahklak mulia Berkebhinekaan Global Bergotong royong Mandiri

1.  Ekstrakurikuler

Kegiatan Ekstrakurikuler ada 2 macam yaitu ekstrakurikuler wajib dan pilihan. Ekstrakurikuler wajib yaitu kepramukaan dan ekstrakurikuler pilihan yang dikembangkan dan diselenggarakan sesuai bakat dan minat peserta didik. Kegiatan ektrakurikuler kepramukaan wajib diikuti seluruh peserta didik. Kegiatan ini dilaksanakan secara blok, aktualisasi dan regular. Kegiatan ekstra wajib untuk pendidikan kepramukaan sebagai suplemen pencapaian profil pelajar Pancasila. Ekstrakuriler wajib kepramukaan ini wajib diikuti oleh semua peserta didik (kelas VII, VIII, dan IX) dengan alokasi waktu 2 jam pelajaran tiap minggu.

Sedangkan ekstrakurikuler pilihan diikuti oleh semua peserta didik (kelas VII, VIII, dan IX), alokasi waktunya setara dengan 2 jam pelajaran dan dilaksanakan pada hari Sabtu/Minggu. Kegiatan ekstrakurikuler bersifat dinamis sesuai dengan input dan bakat minat peserta didik, sehingga mampu menggali potensi peserta didik.

 Berdasarkan kondisi objektif madrasah, kegiatan pengembangan diri yang dipilih dan ditetapkan adalah sebagai berikut :

Tabel 3.5 : Kegiatan Ekstrakurikuler Wajib

NoEkstra KurikulerHariWaktuTujuanNilai P2R
1PramukaSabtu15.30-16.15Mengembangkan jiwa kepemimpinan pada pelajar.Sebagai wadah berlatih organisasi.Melatih pelajar agar terampil dan mandiri.Mengembangkan jiwa sosial dan peduli kepada orang lain.Melatih pelajar untuk menyelesaikan masalah dengan cepat dan tepat.Mengenalkan beberapa usaha pelestarian alam, sikap ramah terhadap lingkungan,kebiasaan diri hidup bersih dan sehat.Ta’addub Qudwah Muwatanah Tasamuh Tathawwur Waibtikar

Sedangkan ekstrakurikuler pilihan diikuti oleh peserta didik kelas VII dan VIII, alokasi waktunya setara dengan 2 jam pelajaran dan dilaksanakan pada siang/sore hari. Kegiatan ekstrakurikuler bersifat dinamis sesuai dengan input dan bakat minat peserta didik, sehingga mampu menggali potensi peserta didik.

 Kegiatan Ekstrakurikuler pilihan adalah Kegiatan Ekstrakurikuler yang dapat dikembangkan dan diselenggarakan oleh MTs NU Hasyim Asy’ari dan dapat diikuti oleh pelajar sesuai bakat dan minatnya masing-masing.

Tabel 3.6 : Kegiatan Ekstrakurikuler Pilihan

NoEkstra KurikulerHariWaktuNilai P2R
1Al BanjariSabtu16.15-17.00Tathawur Waibtikar Ta’addub
2Drum BandSabtu16.15-17.00Tathawur Waibtikar Ta’addub
3BulutangkisMinggu08.00-10.00Tathawur Waibtikar Ta’addub
4Pencak SilatSabtu10.30-11.30Tathawur Waibtikar Ta’addub

2.  Program Pembiasaan dan Pendukung

Kegiatan pembiasaan dan pendukung adalah kegiatan yang dilakukan untuk menguatkan intrakurikuler madrasah (baik mata pelajaran maupun Proyek penguatan Profil pelajar Pancasila dan Rahmatan Lil Alamiin, serta untuk membiasakan diri melakukan kegiatan-kegiatan yang baik berdasarkan Islam Rahmatal Lil Alamiin.

Program pembiasaan dan pendukung yang ada di MTs NU Hasyim Asy’ari diantaranya:

Tabel 3.7 : Program Pembiasaan dan Pendukung

NoNama KegiatanIntegrasi Mata Pelajaran TerkaitWaktuProfil pelajar Pancasila dan Rahmatan Lil Alamiin
1Peringatan Hari Besar             IslamPAISesuai Jadwal / kalenderBeriman, Bertakwa kepada Tuhan YME, Berakhlak Mulia
2Peringatan Hari Besar NasionalPKn, IPSSesuai Jadwal / kalenderBergotong royong Mandiri Bernalar kritis Kreatif
3Shalat Ashar BerjamaahPAISetiap HariBeriman, Bertakwa kepada Tuhan YME Berakhlak Mulia
4Istighasah,Yasin, Tahlil, dan BurdahPAISetiap Jumat LegiBeriman, Bertakwa kepada Tuhan YME Berakhlak Mulia
5Pembiasaan Doa di Awal    dan Ahir KegiatanPAISetiap HariBeriman, Bertakwa kepada Tuhan YME Berakhlak Mulia
6Jumat BeramalPAI, PKnSetiap JumatBeriman, Bertakwa kepada Tuhan YME Berakhlak Mulia Bergotong-royong
7Semarak RamadhanPAIBulan RamadlanBeriman, Bertakwa kepada Tuhan YME, Berakhlak Mulia Bergotong-royong Mandiri
8Perkemahan PramukaPKnKondisionalBeriman dan bertagwa kepada Tuhan Yang Maha Esa berahklak mulia Berkebhinekaan Global Bergotong royong Mandiri
9Bhakti SosialPKnSeminggu sekaliBeriman, Bertakwa kepada Tuhan YME, Berakhlak Mulia Bergotong-royong
10Latihan Dasar Kepemimpinan PelajarPKnAwal Tahun PelajaranBeriman dan bertagwa kepada Tuhan Yang Maha Esa berahklak mulia Berkebhinekaan Global Bergotong royong Mandiri